Hasil pencarian (search results) yang dimunculkan dari hasil pencarian search engine umumnya berbentuk list dan berbentuk grid jika yang dicari adalah gambar. Hasil pencarian umumnya akan menampilkan 10 web teratas berdasarkan tingkat relevansinya dengan kata kunci. Sehingga para webmaster umumnya juga mempelajari Search Engine Optimization (SEO) agar web mereka tampil di 10 besar halaman pertama pencarian tersebut.
Saat ini, kebanyakan search engine dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan besar di dunia. Sebut saja Google dan Bing (milik Microsoft). Meski demikian, ada juga search engine yang menganut sistem Open Source seperti opensearchserver.com, sphinxsearch.com, seekquarry.com, opensemanticsearch.org, Apache Solr -, xapian.org dan lain-lain.
Macam-macam Search Engine dan Cara Kerjanya
Sebelum kita memasuki topik manfaat layanan www search engine, sebaiknya kita juga sedikit-banyak tahu seperti apa sih sistem kerja dari suatu mesin pencari (Search Engine).
Search engine memiliki mekanisme kerja berupa crawling (mengambil data suatu web), storing (menyimpan data tersebut, kemudian displaying (menampilkan hasil sesuai kata kunci yang diminta berdasarkan data yang tersimpan dari hasil crawl). Crawling ini lah yang berfungsi sebagai analisa untuk menentukan seperti apa suatu web bisa terindex. Seperti title, subtitle hingga meta tag tertentu. Seperti halnya Google yang menyimpan data dari suatu website, baik keseluruhan atau hanya sebagain saja hingga menghasilkan cache.
Selain berupa teks, macam macam mesin pencari juga bisa menganalisa data lain seperti gambar (dengan alt), tautan (dengan title), video, dokumen dan lain-lain yang terus diperbaharui seperti data artis/orang penting, film, buku dsb. Ketika kita membuka search engine lalu mengetikkan kata kunci/query di sana, search engine akan mencari index di database mereka sesuai dengan parameter yang sudah ditetapkan. Hasilnya berupa judul, deskripsi singkat dan URL halaman tersebut.